Implementasi Hukum Perjanjian dalam Sengketa Jual Beli: Studi Kasus Putusan No. 59/Pdt/2021/PT SMR.

Authors

  • Nabila Olivia Putri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Anggi Sri Haryati Simarmata Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/syariah.v3i3.7267

Keywords:

Wanprestasi; Perjanjiam Jual Beli; Sengketa jual beli

Abstract

Penellitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum perjanjian dalam penyelesaian sengketa jual beli berdasarkan studi kasus Putusan No.59/Pdt/2021/PT SMR. Yang dimana Penggugat mengajukan tuntutan terhadap Tergugat karena belum menyelesaikan pembayaran yang tersisa dari transaksi jual beli tanah. Isu wanprestasi menjadi titik perhatian utama dalam situasi ini Pendekatan yang diterapkan yaitu Metode kualitatif dengan studi kasus dan didukung oleh analisis hukum terhadap dokumen dan keputusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa timbul akibat tidak dipenuhinya kewajiban para pihak sebagaimana diatur dalam perjanjian, sehingga menimbulkan wanprestasi. Majelis hakim dalam memutus perkara mempertimbangkan keabsahan perjanjian, alat bukti yang diajukan, serta ketentuan hukum perdata yang berlaku. Putusan tersebut mencerminkan penerapan asas pacta sunt servanda, yaitu setiap perjanjian harus dipatuhi oleh para pihak. Selain itu, putusan ini juga memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi pihak yang dirugikan. Dengan demikian, implementasi hukum perjanjian dalam perkara ini telah berjalan secara efektif, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum perdata di Indonesia.

Downloads

Published

2026-04-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nabila Olivia Putri, & Anggi Sri Haryati Simarmata. (2026). Implementasi Hukum Perjanjian dalam Sengketa Jual Beli: Studi Kasus Putusan No. 59/Pdt/2021/PT SMR. SYARIAH : Jurnal Ilmu Hukum, 3(3), 54-61. https://doi.org/10.62017/syariah.v3i3.7267

Similar Articles

11-20 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.