Metode Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Salaf dan Relevansinya di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.62017/syariah.v3i2.6609Keywords:
kitab kuning, pesantren salaf, sorogan, bandongan, pendidikan IslamAbstract
Pesantren salaf merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang menjadikan kitab kuning sebagai sumber utama pembelajaran keilmuan Islam. Metode pembelajaran kitab kuning yang umum digunakan adalah sorogan dan bandongan, yang telah berlangsung secara turun-temurun. Namun, perkembangan pendidikan modern menuntut efektivitas pembelajaran, adaptasi teknologi, serta penguatan kompetensi akademik santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pembelajaran kitab kuning di pesantren salaf serta menganalisis relevansinya di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan dan bandongan masih relevan dalam membentuk pemahaman mendalam terhadap teks keislaman, kedisiplinan belajar, serta adab keilmuan santri. Namun demikian, diperlukan inovasi pembelajaran yang kontekstual tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional pesantren agar metode pembelajaran kitab kuning tetap adaptif dan berkelanjutan.












