Analisis Karakteristik Sensori pada Kue Sus Hasil Subtitusi Tepung Komposit: Sistematik Literatur Review

Authors

  • Bayu Meindrawan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Vega Yoesepa Pamela Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Zenny Aulia Zahwa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Chairunisa Maharani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Felda Adzra Musyarofah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Karina Aditia Ningrum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Ahmad Azis Nurrahman Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Elisha Firli Nurjanah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Tegar Attar Ardiansyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/gabbah.v3i2.6366

Keywords:

karakteristik sensori, kue sus, pangan lokal, tepung komposit

Abstract

Kue sus (cream puff ) merupakan produk pastry bertekstur flaky (beremah dan berlapis) yang dibuat dari adonan choux paste.dengan tepung terigu sebagai bahan utama pembentuk struktur. Namun, gandum sebagai bahan baku tepung terigu tidak dibudidayakan di Indonesia sehingga pemenuhannya bergantung pada impor. Salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan tersebut adalah pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai tepung komposit, yakni campuran tepung dari umbi-umbian, kacang-kacangan, atau serealia. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa penggunaan tepung komposit dapat memengaruhi karakteristik kue sus, namun belum ada kajian yang merangkum secara sistematis hasil temuan tersebut. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis berbagai studi mengenai substitusi tepung komposit pada kue sus. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) dari database Google Scholar dan Crossref menggunakan protokol PRISMA. Ditemukan 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dengan pendekatan PICOS. Hasil kajian menunjukkan bahwa substitusi tepung komposit memengaruhi parameter organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa) dengan kecenderungan yang bervariasi antar jenis tepung. Rentang substitusi optimal berada pada 10–35%. Substitusi rendah (10–25%) umumnya mampu mempertahankan mutu sensori yang mendekati kue sus konvensional, sedangkan substitusi sedang (25–35%) memberikan hasil terbaik pada penggunaan tepung ganyong, MOCAF, dan oat. Selain tetap diterima secara organoleptik, kue sus berbahan tepung komposit memiliki keunggulan gizi berupa peningkatan kadar serat, protein, vitamin, dan aktivitas antioksidan.

Downloads

Published

2026-01-12

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Karakteristik Sensori pada Kue Sus Hasil Subtitusi Tepung Komposit: Sistematik Literatur Review. (2026). GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan, 3(2), 1-9. https://doi.org/10.62017/gabbah.v3i2.6366

Similar Articles

21-29 of 29

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)