PERAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI DAN PENGHARGAAN TERHADAP KEBERAGAMAN BUDAYA

Authors

  • Jihan Hanifah Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Maisaroh Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6341

Keywords:

Pesantren, Toleransi, Budaya, Pendidikan Multikultural, Moderasi Beragama

Abstract

Peran pesantren dalam menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman budaya di Indonesia. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter santri yang moderat, terbuka, dan menghormati perbedaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi melalui pembelajaran agama, keteladanan para kiai, serta kehidupan sosial yang berlandaskan prinsip kebersamaan. Selain itu, pesantren juga menjadi wadah penghargaan terhadap keberagaman budaya melalui proses akulturasi antara ajaran Islam dan tradisi lokal, yang melahirkan corak keislaman yang moderat dan ramah budaya. Kegiatan keagamaan dan sosial di pesantren turut memperkuat interaksi positif antara santri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan harmonis. Dengan demikian, pesantren berperan sebagai agen moderasi beragama dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat majemuk. Pendidikan pesantren tidak hanya menghasilkan lulusan yang berpengetahuan agama, tetapi juga individu yang memiliki kesadaran sosial, empati, dan penghargaan tinggi terhadap nilai-nilai kebinekaan.

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Jihan Hanifah, Maisaroh, & Nurul Mubin. (2025). PERAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI DAN PENGHARGAAN TERHADAP KEBERAGAMAN BUDAYA. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 266-269. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6341

Similar Articles

11-20 of 537

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>