Fungsi dan Sumber Permodalan dalam Bank Syariah: Analisis Teoritis dan Praktis
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i4.7197Keywords:
Pembiayaan, Permodalan, Risiko, Syariah, StabilitasAbstract
Perbankan syariah memiliki peran penting dalam sistem keuangan dengan menjalankan fungsi intermediasi berdasarkan prinsip syariah. Namun, dalam praktiknya bank syariah tetap menghadapi berbagai risiko yang dapat memengaruhi stabilitas dan keberlanjutan operasionalnya. Oleh karena itu, pengelolaan permodalan menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi modal, sumber-sumber permodalan, serta penerapan Capital Adequacy Ratio (CAR), Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR), dan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dalam menjaga stabilitas perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku akademik, dan publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa modal berfungsi sebagai penyangga risiko, penopang stabilitas, serta dasar penyaluran pembiayaan bank. Selain itu, kecukupan modal yang tercermin melalui CAR serta pengelolaan ATMR dan KAP yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan permodalan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah. Dengan demikian, pengelolaan modal yang efektif dan penerapan manajemen risiko yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan operasional bank syariah.









