Retorika dan Etika Komunikasi Strategi Akuntan dalam Meningkatkan Kepercayaan Klien melalui Bahasa Indonesia yang Efektif
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i2.6973Keywords:
retorika, etika komunikasi, bahasa Indonesia, akuntan, kepercayaan klienAbstract
Kepercayaan klien merupakan fondasi utama dalam hubungan profesional antara akuntan dan klien. Selain kompetensi teknis, kemampuan komunikasi yang etis dan retoris memiliki peran strategis dalam membangun citra profesional serta menjaga kredibilitas akuntan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa Indonesia yang formal dan santun terhadap pembentukan kepercayaan klien, mengkaji dampak gaya komunikasi verbal dan pemilihan diksi akuntan dalam proses konsultasi keuangan, serta mengidentifikasi hambatan komunikasi kebahasaan yang berpotensi menurunkan kredibilitas profesi akuntan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara semi-terstruktur terhadap akuntan publik dan klien di lingkungan firma akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa, kejelasan diksi, serta konsistensi gaya komunikasi profesional berkontribusi signifikan dalam meningkatkan rasa aman, kepuasan, dan loyalitas klien. Temuan ini menegaskan bahwa retorika dan etika komunikasi merupakan kompetensi esensial yang perlu diintegrasikan dalam praktik profesional akuntansi.







