ANALISIS KELALAIAN SALAT PADA GENERASI Z DI ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF QS. AL-MA’UN AYAT 4–5
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7765Keywords:
Kelalaian Salat, QS. Al-Ma’un Ayat 4–5, Generasi Z, Era DigitalAbstract
<span style='font-size:10.0pt; font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman";mso-bidi-theme-font: major-bidi'>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kelalaian salat dalam QS. Al-Ma’un ayat 4–5, faktor-faktor penyebabnya pada Generasi Z di era digital, serta relevansinya dengan kehidupan generasi muda saat ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (<span style='font-size:10.0pt;font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:major-bidi;font-style:normal'>library research<span style='font-size:10.0pt;font-family:"Cam'",serif;mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:major-bidi'>). Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutika dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian salat tidak hanya berarti meninggalkan salat, tetapi juga mencakup menunda pelaksanaannya, kurang memperhatikan waktu salat, dan tidak menghadirkan kekhusyukan dalam beribadah. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan teknologi digital yang berlebihan, kesibukan aktivitas sehari-hari, rendahnya kesadaran spiritual, pengaruh lingkungan, peran keluarga, serta lemahnya pengendalian diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa pesan QS. Al-Ma’un ayat 4–5 tetap relevan sebagai pengingat bagi Generasi Z untuk menjaga kualitas ibadah di tengah berbagai tantangan era digital.










