PERAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-ASY’ARIYYAH 2 TERHADAP PENINGKATAN NILAI RELIGIUS MASYARAKAT DERODUWUR MOJOTENGAH WONOSOBO

Authors

  • Yajid Hamdani Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Robingun Suyud El Syam Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Nugroho Prasetya Adi Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7691

Keywords:

Masyarakat, Nilai Religius, Pendidikan Agama Islam, Peran Pesantren

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam membentuk dan meningkatkan nilai religius masyarakat. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah 2 Desa Deroduwur Mojotengah Wonosobo tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan santri, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren dalam meningkatkan nilai religius masyarakat, bentuk kegiatan yang dilakukan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah 2 terhadap peningkatan nilai religius masyarakat di Desa Deroduwur, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi bentuk-bentuk kegiatan yang diselenggarakan pesantren dalam melibatkan masyarakat umum secara aktif, serta menganalisis berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam upaya peningkatan nilai religius tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian mencakup pengasuh pondok, pengurus pondok, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Asy'ariyyah 2 memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan agama dan pembinaan akhlak, sarana peningkatan pemahaman ibadah, teladan penggerak kehidupan religius, serta pilar pembangunan non-fisik bagi desa. (2) Bentuk kegiatan yang melibatkan masyarakat terbagi ke dalam kegiatan rutinan (pengajian mingguan, selapanan Rabu Kliwon), kegiatan tahunan berskala besar (Haflah Khotmil Qur’an, Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh), partisipasi pada momen khusus (Tarawih Ramadhan, silaturahmi Maulud), dan sinergi sosial kemasyarakatan (Genduren, tasyakuran). (3) Faktor pendukung program ini mencakup antusiasme warga, kekuatan tradisi budaya desa, peran aktif pengurus, dan sinergi kuat dengan pemerintah desa. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kesibukan kerja dan ekonomi warga, rendahnya partisipasi pemuda, kendala teknis cuaca, serta keterbatasan infrastruktur fisik pada kegiatan berskala besar.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yajid Hamdani, Robingun Suyud El Syam, & Nugroho Prasetya Adi. (2026). PERAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-ASY’ARIYYAH 2 TERHADAP PENINGKATAN NILAI RELIGIUS MASYARAKAT DERODUWUR MOJOTENGAH WONOSOBO. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(5), 214-219. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7691

Similar Articles

11-20 of 875

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)