PENGARUH NILAI TUKAR, INFLASI, DAN KONFLIK PERDAGANGAN AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK TERHADAP EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA

Authors

  • Rini Universitas Jambi Author
  • Siti Hodijah Universitas Jambi Author
  • Yohanes Vyn Amzar Universitas Jambi Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i2.6319

Keywords:

Nilai Tukar, Inflasi, Konflik Perdagangan , Amerika Serikat dan Tiongkok , Ekspor Non Migas di Indonesia

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menganalisis kondisi nilai tukar, inflasi, Konflik Perdagangan, dan ekspor Non Migas di Indonesia tahun 2005-2024. 2) Menganalisis pengaruh nilai tukar, inflasi dan Konflik Perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok terhadap ekspor Non Migas di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini data sekunder dengan jenis data Time Series dari 2005-2024. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Teknik analisis data yang digunakan Adalah analisis regresi linier berganda, penelitian ini dibantu dengan menggunakan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Nilai tukar dan Inflasi tidak berpengaruh positif signifikan, Konflik Perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkon berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor non migas di Indonesia. Secara keseluruhan variabel nilai tukar, inflasi dan konflik perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok berpengaruh signifikan terhadap ekspor non migas di Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rini, Siti Hodijah, & Yohanes Vyn Amzar. (2025). PENGARUH NILAI TUKAR, INFLASI, DAN KONFLIK PERDAGANGAN AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK TERHADAP EKSPOR NON MIGAS DI INDONESIA. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(2), 405-422. https://doi.org/10.62017/arima.v3i2.6319

Similar Articles

1-10 of 443

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >>