Analisis Penerapan Manajemen Aktiva dan Liabilitas (Asset Liability Management) dalam Mengelola Risiko Likuiditas pada Bank Syariah
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i3.7169Keywords:
Perbankan Syariah, Risiko Likuiditas, Asset Liability Management (ALMA), Asset Liability Committee (ALCO), Manajemen RisikoAbstract
Perbankan syariah sebagai lembaga intermediasi keuangan memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat sesuai prinsip syariah. Dalam menjalankan fungsinya, bank syariah dihadapkan pada risiko likuiditas, yaitu ketidakmampuan bank dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek akibat ketidaksesuaian arus kas masuk dan keluar, keterbatasan instrumen keuangan syariah, serta ketergantungan terhadap dana pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan risiko likuiditas pada perbankan syariah serta peran Asset Liability Management (ALMA) dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), menggunakan data sekunder dari buku, jurnal ilmiah, dan publikasi ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko likuiditas pada bank syariah dapat bersumber dari sisi aset maupun keterbatasan sumber pendanaan. Penerapan ALMA terbukti berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara aset dan liabilitas sehingga bank dapat memastikan ketersediaan dana yang memadai dan meminimalkan risiko operasional. Selain itu, keberadaan Asset Liability Committee (ALCO) sebagai komite internal turut memperkuat pengelolaan likuiditas melalui pengambilan keputusan strategis yang terkoordinasi dan berbasis analisis komprehensif. Dengan demikian, penerapan ALMA dan ALCO menjadi instrumen kunci dalam menjaga stabilitas keuangan dan keberlangsungan operasional perbankan syariah.







