Tafsir Al-Ujrah dan Realitas Upah Indonesia: Pendekatan Maudhu’i terhadap Etika Pengupahan dalam Islam

Authors

  • Titiek Muthmainnah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Author
  • A. Fauziah M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6461

Keywords:

ujrah, upah, ijrah, tafsir maudhu'i, ekonomi islam

Abstract

Konsep ujrah (upah) dalam tradisi Islam merupakan bentuk kompensasi atas tenaga, jasa, atau pemanfaatan manfaat. Artikel ini menganalisis perspektif Al-Qur’an terhadap ujrah melalui pendekatan tafsir maudhu’i (tematik) dengan menelaah ayat-ayat terkait (QS. Al-Qashash 26–27; QS. Ath-Thalaq 6; QS. Al-Baqarah 233; QS. Yunus 72) dan merujuk pada tafsir karya Al-Ṭabarī, Al-Qurṭubī, Quraish Shihab, dan Wahbah Az-Zuhaili. Analisis mendalam memperlihatkan bahwa Al-Qur’an menegaskan prinsip-prinsip: (1) keadilan dalam penetapan upah, (2) kejelasan akad dan musyawarah, (3) kewajiban pemenuhan kebutuhan dasar pekerja, (4) larangan eksploitasi, dan (5) pembedaan antara ujrah duniawi dan ukhrawi. Temuan penelitian menunjukkan relevansi kuat konsep ujrah untuk membentuk kebijakan pengupahan modern yang etis, termasuk penerapan ujrah al-mitsli (upah sepadan) dan penguatan perlindungan pekerja. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai Qur’ani ke dalam mekanisme penetapan upah nasional dan praktik korporasi.

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Titiek Muthmainnah, & A. Fauziah M. (2025). Tafsir Al-Ujrah dan Realitas Upah Indonesia: Pendekatan Maudhu’i terhadap Etika Pengupahan dalam Islam. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 525-534. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6461

Similar Articles

1-10 of 389

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 > >>