Pengaruh Rasio Pencampuran Udara-ke-Busa, Jenis Bahan Pemadam, dan Waktu Pemadaman terhadap Efisiensi Pemadaman Kebakaran pada Sistem Busa Udara Terkompresi (CAFS)
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i6.1839Keywords:
efisiensi pemadaman kebakaran;rasio laurtan busa-udara;waktu respon kebakaran; sistem busa udara terkompresi;pemadaman kebakaranAbstract
Sistem Busa Udara Terkompresi (CAFS) menawarkan solusi pemadaman kebakaran yang lebih efisien dibandingkan dengan metode tradisional seperti air dan gel. Penelitian ini mengkaji pengaruh rasio pencampuran udara-ke-busa, jenis bahan pemadam, dan waktu pemadaman terhadap efisiensi pemadaman kebakaran. Studi literatur menunjukkan bahwa rasio pencampuran optimal 1:7 untuk kebakaran Kelas B memberikan efisiensi pemadaman tertinggi. Bahan pemadam modern seperti busa udara terkompresi dan agen pembentuk gel terbukti lebih efektif dibandingkan air, mengurangi waktu dan jumlah bahan yang diperlukan untuk memadamkan api. Waktu pemadaman yang lebih singkat dengan CAFS menunjukkan kinerja pemadaman yang superior. Disarankan untuk mengoptimalkan rasio pencampuran, melakukan evaluasi bahan pemadam baru, serta mengadakan pelatihan dan latihan simulasi rutin. Implementasi sistem CAFS di sektor industri berisiko tinggi dan dukungan kebijakan pemerintah sangat diperlukan, serta analisis biaya-manfaat untuk memastikan keuntungan ekonomi dan efisiensi operasional.