ANALISIS MANAJEMEN PROYEK DALAM KEGAGALAN PEMBANGUNAN BANDAR UDARA BERLIN BRANDENBURG
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i6.5477Keywords:
Bandara Berlin Brandenburg, kegagalan proyek, manajemen proyek, penundaan proyek, studi kasusAbstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan manajemen proyek yang menyebabkan penundaan signifikan dan pembengkakan biaya pada proyek Bandara Berlin Brandenburg (BER). Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif berdasarkan dokumentasi ekstensif, makalah ini menyelidiki beberapa aspek kritis yang mempengaruhi keberhasilan proyek, termasuk perencanaan proyek awal, manajemen pemangku kepentingan, manajemen risiko, serta kontrol kualitas. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang buruk, kepemimpinan yang tidak efektif, dan defisiensi teknis yang parah, terutama dalam sistem keselamatan kebakaran, adalah faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap kegagalan proyek. Selain itu, penilaian risiko yang tidak memadai dan kurangnya perhatian terhadap detail teknis turut memperburuk keadaan. Proyek BER berfungsi sebagai contoh nyata bagaimana proyek infrastruktur besar dapat menyimpang drastis dari tujuan awalnya akibat kekurangan dalam manajemen proyek yang sistemik. Masalah komunikasi yang buruk antara pemangku kepentingan juga berkontribusi terhadap kerumitan dan penundaan proyek. Analisis ini memberikan wawasan yang berharga mengenai faktor-faktor keberhasilan kritis dalam manajemen megaproyek, serta menawarkan pelajaran penting untuk pengembangan dan pengelolaan infrastruktur publik berskala besar di masa depan. Studi ini memberikan pemahaman lebih baik tentang kegagalan dan menyarankan langkah-langkah untuk mencegah kesalahan serupa dalam proyek infrastruktur lainnya, termasuk pentingnya manajemen risiko yang lebih baik dan perencanaan yang lebih teliti.