Krisis Kepemimpinan Generasi Muda: Studi tentang Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional di Lingkungan Kampus
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i6.7835Keywords:
krisis kepemimpinan, generasi muda, kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, organisasi kampusAbstract
Krisis kepemimpinan generasi muda menjadi salah satu permasalahan yang banyak terjadi di lingkungan kampus. Rendahnya partisipasi mahasiswa dalam organisasi, kurangnya rasa tanggung jawab, lemahnya kemampuan komunikasi, serta rendahnya keberanian dalam mengambil keputusan menunjukkan adanya penurunan kualitas kepemimpinan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis kepemimpinan generasi muda serta mengkaji penerapan kepemimpinan transformasional dan transaksional di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber akademik lain yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, pengelompokan, dan penelaahan data dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, kreativitas, loyalitas, serta partisipasi mahasiswa dalam organisasi kampus karena menerapkan pendekatan yang komunikatif, humanis, dan inspiratif. Sementara itu, kepemimpinan transaksional berperan dalam menjaga disiplin dan keteraturan organisasi, namun kurang mampu membangun hubungan emosional dengan anggota organisasi. Oleh karena itu, kombinasi antara kepemimpinan transformasional dan transaksional dinilai dapat menjadi solusi dalam mengatasi krisis kepemimpinan generasi muda di lingkungan kampus.








