Nilai Transendental sebagai Spirit Transformasi Sosial: Rekonstruksi Konseling Tauhid Integratif-Holistik di Tengah Krisis Spiritual Modernitas

Authors

  • Malika Balqis Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Author
  • Siti Nur Kholifatus Qomariyah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Author
  • Rizwan Yulianto Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Author
  • Aufal Marom Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Author
  • Ali Hasan Siswanto Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7606

Keywords:

nilai transendental, transformasi sosial, konseling tauhid, integratif-holistik, spiritualitas Islam, psikologi spiritual, modernitas.

Abstract

Modernitas yang ditandai oleh dominasi rasionalisme, positivisme, dan sekularisasi telah melahirkan krisis spiritual, psikologis, dan sosial dalam kehidupan manusia kontemporer. Fenomena meningkatnya kecemasan eksistensial, kehampaan makna hidup, disintegrasi sosial, serta melemahnya kesadaran moral menunjukkan adanya keterputusan manusia modern dari nilai-nilai transendental. Dalam konteks akademik, kajian mengenai nilai transendental masih cenderung bersifat normatif-teologis dan belum banyak dikembangkan sebagai paradigma integratif yang menghubungkan dimensi spiritual, psikologis, dan sosial secara holistik. Selain itu, penelitian terdahulu umumnya memisahkan pendekatan konseling spiritual dari transformasi sosial, sehingga belum menghasilkan model konseptual yang mampu menjawab krisis multidimensional masyarakat modern.

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi nilai transendental sebagai spirit transformasi sosial melalui Pendekatan Konseling Tauhid Integratif-Holistik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filosofis-teologis dan analisis kritis-konstruktif terhadap literatur Studi Islam, tasawuf, psikologi spiritual, dan teori transformasi sosial. Secara teoritis, penelitian ini memadukan paradigma tauhid, teori transendensi, serta pendekatan integratif-holistik untuk membangun kerangka konseling yang tidak hanya berorientasi pada penyembuhan psikologis, tetapi juga transformasi kesadaran spiritual dan sosial.

Argumen utama penelitian ini adalah bahwa nilai transendental berbasis tauhid memiliki fungsi terapeutik sekaligus transformatif dalam membangun kesadaran manusia yang utuh. Konseling Tauhid Integratif-Holistik dipandang mampu menjadi paradigma alternatif dalam mengatasi krisis spiritual modernitas melalui integrasi dimensi spiritual, psikologis, dan sosial. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual baru mengenai integrasi nilai transendental dan konseling tauhid sebagai basis rekonstruksi epistemologi psikologi spiritual dan transformasi sosial kontemporer.

Downloads

Published

2026-05-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Malika Balqis, Siti Nur Kholifatus Qomariyah, Rizwan Yulianto, Aufal Marom, & Ali Hasan Siswanto. (2026). Nilai Transendental sebagai Spirit Transformasi Sosial: Rekonstruksi Konseling Tauhid Integratif-Holistik di Tengah Krisis Spiritual Modernitas. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(4), 131-147. https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7606

Similar Articles

11-20 of 354

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>