Analisis Tingkat Kepatuhan Pengungkapan GRI 401 dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2023
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i2.7056Keywords:
Laporan Keberlanjutan, GRI 401, Ketenagakerjaan, Teori Legitimasi, Transportasi dan Logistik, Bursa Efek IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan pengungkapan GRI 401 dalam laporan keberlanjutan perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis terhadap laporan keberlanjutan 23 perusahaan dari total 40 perusahaan yang terdaftar. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan skor dummy untuk menilai pengungkapan indikator GRI 401-1, GRI 401-2, dan GRI 401-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan GRI 401 masih rendah, dengan hanya 30% perusahaan mengungkapkan aspek ketenagakerjaan dan 19% mengungkapkan seluruh indikator secara lengkap. GRI 401-1 paling banyak diungkapkan, sedangkan GRI 401-3 tentang cuti melahirkan paling rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan ketenagakerjaan masih bersifat parsial dan mencerminkan strategi legitimasi perusahaan.







