PENDEKATAN DZIKIR SEBAGAI UPAYA MENGATASI STRES SISWA: STUDI LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7973Keywords:
Dzikir, Stres siswa, Kesehatan Mental,Ppendekatan Spiritual, Studi LiteraturAbstract
Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh pelajar karena tuntutan akademis, tekanan dari lingkungan sosial, harapan dari orang tua, serta berbagai masalah pribadi yang dihadapi. Situasi ini berpotensi berdampak pada kesehatan mental, kinerja belajar, dan perkembangan karakter para siswa. Untuk itu, diperlukan strategi yang efektif agar siswa dapat mengatasi stres, salah satunya melalui cara berdzikir. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran dan dampak dzikir dalam mengatasi stres pada pelajar berdasarkan berbagai literatur yang ada. Metode yang dipakai adalah penelitian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis beragam sumber seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, skripsi, dan referensi relevan lainnya. Data dianalisis dengan cara deskriptif untuk memahami ide dzikir, penyebab stres pada siswa, serta efek dzikir dalam mengurangi stres. Temuan menunjukkan bahwa dzikir memberikan pengaruh positif terhadap pengurangan stres siswa melalui aspek psikologis dan spiritual. Dzikir berfungsi untuk menciptakan rasa tenang, mengurangi kecemasan, meningkatkan kemampuan mengelola emosi, dan memperkuat ketahanan mental. Selain itu, dzikir juga membawa efek relaksasi fisik, ditunjukkan dengan pernapasan yang lebih teratur, berkurangnya ketegangan otot, dan meningkatnya rasa nyaman. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dzikir berperan dalam pembentukan karakter positif, seperti kesabaran, rasa syukur, pengendalian diri, dan tawakal. Dengan begitu, pendekatan berdzikir dapat menjadi salah cara yang bermanfaat dalam membantu siswa mengatasi stres serta mendukung kesehatan mental dan perkembangan karakter mereka secara menyeluruh.










