Problematika Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Narkotika di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i4.7170Keywords:
Penegakan Hukum, Tindak Pidana Narkotika, Narkotika IndonesiaAbstract
Penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang signifikan. Meskipun Indonesia telah mengesahkan berbagai regulasi dan kebijakan untuk menanggulangi penyalahgunaan narkotika, masalah ini tetap menjadi tantangan besar dalam penerapannya. Penelitian ini menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi antar lembaga yang lemah, dan keberadaan jaringan narkotika yang sulit diberantas. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun terdapat regulasi yang tegas, rehabilitasi bagi pengguna narkoba masih kurang optimal. Dengan menggunakan pendekatan normatif, penelitian ini menyarankan perlunya langkah-langkah komprehensif dalam memperbaiki penegakan hukum, termasuk peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, penguatan koordinasi antar lembaga, dan pengembangan program rehabilitasi yang lebih efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang teori penegakan hukum, terutama dalam konteks keadilan dan rehabilitasi dalam penanggulangan narkotika di Indonesia.










