Tantangan Psikologis Siswa Pesantren dalam Menguasai Qira'ah Teks Klasik

Authors

  • Hanna Khoirul Mustasyaroh Universitas Islam Negri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Nanang Qosim Universitas Islam Negri Raden Mas Said Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6668

Keywords:

pesantren, qira’ah teks klasik, tantangan psikologis, kitab kuning, santri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan psikologis siswa pesantren dalam menguasai qira’ah teks klasik (kitab kuning). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berupa santri dan guru pengampu pembelajaran kitab kuning. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan psikologis santri bersifat multidimensional, meliputi kecemasan akademik, rendahnya kepercayaan diri, menurunnya motivasi belajar, tekanan lingkungan pesantren, serta persepsi negatif terhadap keterbacaan teks klasik. Kecemasan akademik menjadi faktor dominan yang memengaruhi kemampuan santri dalam membaca dan memahami teks Arab tanpa harakat. Selain itu, tuntutan akademik pesantren dan karakteristik teks klasik turut memperkuat hambatan psikologis santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran qira’ah teks klasik perlu memperhatikan aspek psikologis santri agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, humanis, dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-12-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mustasyaroh, H. K., & Nanang Qosim. (2025). Tantangan Psikologis Siswa Pesantren dalam Menguasai Qira’ah Teks Klasik. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 763-767. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i2.6668

Similar Articles

1-10 of 329

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>