Implementasi Projek P5 Bertema Ketahanan Sosial dalam Meningkatkan Aksi-Anti Perundungan Siswa SMP
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i5.4569Keywords:
P5, Bullying, Ketahanan Sosial, SMP, Profil Pelajar PancasilaAbstract
Perundungan atau bullying merupakan permasalahan serius yang masih marak terjadi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Masa remaja awal merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter, sehingga tindakan bullying dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental, sosial, dan akademik siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengadirkan solusi yang sistematis dan terstruktur. Artikel ini bertujuan untuk meninjau bagaimana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dapat menjadi strategi ketahan sosial yang efektif dalam membangun kesadaran dan aksi-anti perundungan di kalangan siswa SMP. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel, kebijakan pendidikan, dan praktik sekolah. Hasil utama menunjukan bahwa P5 berperan penting dalam membentuk budaya sekolah yang aman dan inklusif serta meningkatkan empati dan tanggung jawab sosial siswa. Pembahasan dalam artikel ini mencakup dampak bullying terhadap siswa dan budaya sekolah, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan P5, strategi pencegahan yang di lakukan oleh sekolah, serta langkah-langkah penanganan jika siswa menjadi korban perundungan. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa P5 merupakan pendekatan yang relevan dan adaptif untuk mendorong sekolah yang bebas dari bullying melalui penguatan karakter dan ketahanan sosial peserta didik