PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UPT SD N KEBONSARI III
DOI:
https://doi.org/10.62017/jppi.v2i3.4355Keywords:
Pendidikan Pancasila, Culturally Responsive TeachingAbstract
Dalam penelitian ini, model pembelajaran berbasis masalah diterapkan pada siswa kelas V UPT SD N Kebonsari III . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa pada mata pelajaran IPAS. Menurut hasil penelitian, hasil pembelajaran IPAS belum maksimal. Hasil studi guru menunjukkan hal ini. Hanya 27% siswa UPT SD N Kebonsari III yang mampu memenuhi KKM, sedangkan 73% lainnya belum mampu memenuhi KKM yang telak ditentukan. Untuk memulai pembelajaran, model pembelajaran berbasis masalah memaksa siswa untuk menyelesaikan masalah yang ada di dunia nyata. Siswa akan diberi masalah untuk menyelesaikan sebelum mereka mempelajari ide atau materi. Oleh karena itu, siswa dapat mengetahui bahwa mereka membutuhkan pengetahuan baru untuk memecahkan masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning masalah dapat meningkatkan kualitas belajar siswa kelas V UPT SD N Kebonsari III. Siklus II menunjukkan peningkatan prosentasi ketuntasan dari 58% menjadi 82%. Hasilnya adalah bahwa guru harus mencari pendekatan yang tepat untuk materi yang diajarkan kepada siswa. Setelah proses pembelajaran, guru harus selalu melakukan refleksi.