Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Pada Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Dadaha, Kota Tasikmalaya

Authors

  • Syifa Ummul Mutmainah Universitas Siliwangi Author
  • Aisha Rubi Rahmani Universitas Siliwangi Author
  • Karina Andani Universitas Siliwangi Author
  • Rachma Septiani Universitas Siliwangi Author
  • Elsa Rosyana Nursabila Universitas Siliwangi Author
  • Yuni Laferani Universitas Siliwangi Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7490

Keywords:

Gangguan Pernapasan, Pedagang Kaki Lima, Kebiasaan Merokok, Penggunaan Masker

Abstract

Pedagang kaki lima (PKL) merupakan pekerja sektor informal yang berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat kondisi lingkungan kerja dan perilaku individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pernapasan pada PKL di Alun-Alun Dadaha Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 41 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji chi-square (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,1% responden mengalami keluhan gangguan pernapasan. Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,004), penggunaan masker (p=0,031), dan kebiasaan merokok (p=0,004) dengan keluhan gangguan pernapasan. Sementara itu, masa kerja (p=0,726), riwayat penyakit (p=0,118), dan paparan asap rokok (p=0,150) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan masker dan pengendalian kebiasaan merokok penting dilakukan untuk mencegah gangguan pernapasan pada pedagang kaki lima.

Downloads

Published

2026-05-12

Issue

Section

Articles

How to Cite

Syifa Ummul Mutmainah, Aisha Rubi Rahmani, Karina Andani, Rachma Septiani, Elsa Rosyana Nursabila, & Yuni Laferani. (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Pada Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Dadaha, Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 3(3), 108-116. https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7490