Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Higiene Pangan Pedagang Buah di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya: Studi Cross-Sectional
DOI:
https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7354Keywords:
Keamanan Pangan, Pedagang Buah, Pengetahuan, Sikap, Praktik HigieneAbstract
Keamanan pangan pada komoditas segar di pasar tradisional masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat akibat tingginya risiko kontaminasi biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan praktik higiene pangan pada pedagang buah di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini melibatkan 37 pedagang buah sebagai responden. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik higiene (p=0,117) maupun antara sikap dengan praktik higiene (p=0,306). Temuan ini mengindikasikan adanya knowledge-practice gap, di mana faktor eksternal seperti keterbatasan fasilitas sanitasi dan tekanan operasional pasar lebih dominan dalam memengaruhi perilaku pedagang dibandingkan faktor internal individu. Kesimpulannya, peningkatan keamanan pangan di pasar tradisional tidak cukup hanya melalui edukasi, tetapi memerlukan pendekatan sistemik melalui perbaikan infrastruktur pasar. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan regulasi sertifikasi kesehatan pedagang dan penyediaan fasilitas higiene yang memadai oleh pengelola pasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Aulia Yasmin , Riana Raudatul Jannah , Bella Septiasari , Agniya Salsabila Sampurna , Adnan Habib (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












