Hubungan antara Usia dan Lama Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Batik di Jln. Al-Ghofar,Cigeureng,Kacamatan Indihiang.
DOI:
https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7314Keywords:
Keluhan muskuloskeletal, Nordic Body Map, Pekerja BatikAbstract
Keluhan muskuloskeletal merupakan permasalahan kesehatan kerja yang sering dialami oleh pengrajin batik akibat paparan risiko ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia dan lama kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja batik di Jalan Al-Ghofar, Cigeureng, Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur tingkat keluhan. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berusia ≥30 tahun (90%) dan memiliki masa kerja ≥5 tahun (57,5%). Tingkat keluhan muskuloskeletal pada pekerja batik didominasi oleh kategori tinggi sebesar 55%, sementara kategori rendah sebesar 45%. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=1,00) maupun lama kerja (p=0,923) dengan keluhan muskuloskeletal. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti postur kerja atau beban kerja mungkin lebih dominan memengaruhi keluhan tersebut. Meskipun tidak ditemukan hubungan signifikan, pekerja disarankan untuk melakukan peregangan otot secara rutin di sela aktivitas kerja guna mengurangi ketegangan otot dan menjaga kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elis Amalia Yusramadhani, Tazkia Ananda Fuadiya, Zioly Sampratiwi, Dilla Nurhalizah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












