Gambaran Epidemiologi dan Evaluasi Sistem Atribut Surveilans ISPA di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2025

Authors

  • Zulfa Marwatus Sa'adah Universitas Siliwangi Author
  • Tiara Nurul Nazmi Universitas Siliwangi Author
  • Putri Aulia Yasmin Universitas Siliwangi Author
  • Elis Amalia Yusramadhani Universitas Siliwangi Author
  • Wulan Tri Yutanti Universitas Siliwangi Author
  • Andy Krisnasatria Puskesmas Tamansari Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7277

Keywords:

ISPA, Surveilans Epidemiologi, Atribut Surveilans, Puskesmas

Abstract

Tingginya prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mendominasi angka kunjungan di Puskesmas Tamansari memerlukan sistem pemantauan yang sistematis melalui surveilans epidemiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem surveilans ISPA berdasarkan atribut-atribut standarnya. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, data dihimpun melalui wawancara mendalam dan analisis data sekunder. Temuan penelitian menunjukkan bahwa atribut kesederhanaan, akseptabilitas, ketepatan waktu, dan stabilitas sistem telah terimplementasi dengan baik melalui platform SKDR. Namun, sistem ini masih memiliki keterbatasan pada aspek sensitivitas dan nilai prediktif positif akibat ketiadaan rekam data individu (by name by address), yang juga berimplikasi pada rendahnya derajat keterwakilan data secara geografis. Secara umum, operasional surveilans telah berjalan konsisten namun belum optimal dalam menghasilkan informasi epidemiologis yang komprehensif. Sebagai implikasi, diperlukan penguatan integrasi data individual dan pemetaan wilayah guna mendukung pengambilan kebijakan serta intervensi kesehatan masyarakat yang lebih presisi dan tepat sasaran.

Downloads

Published

2026-04-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sa'adah, Z. M., Nazmi, T. N., Yasmin, P. A., Yusramadhani, E. A., Yutanti, W. T., & Andy Krisnasatria. (2026). Gambaran Epidemiologi dan Evaluasi Sistem Atribut Surveilans ISPA di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2025. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 3(3), 18-25. https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7277