Gambaran Epidemiologi dan Analisis Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Parakannyasag
DOI:
https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i3.7271Keywords:
DBD, Epidemiologi, SurveilansAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Kota Tasikmalaya dengan kasus yang masih terjadi di wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran epidemiologi dan sistem surveilans DBD. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, di mana data kuantitatif menggunakan total sampling kasus DBD tahun 2025 dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus DBD lebih banyak terjadi pada laki-laki (63%) dan kelompok usia <18 tahun (63%), dengan kasus tertinggi berada di Kelurahan Parakannyasag serta peningkatan kasus pada bulan Maret dan puncak pada bulan April. Sistem surveilans secara umum telah berjalan dengan baik, terutama pada aspek pengolahan dan kelengkapan data, namun masih terdapat kendala pada sumber daya manusia dan ketepatan pelaporan. Dengan demikian, DBD masih terjadi dengan pola distribusi tertentu dan diperlukan peningkatan sistem surveilans untuk mendukung pengendalian yang lebih optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Via Nuraviah, Indriani, Ghaida Fauziah, Adzkia Nailatul Kamil, Firsa Fiola, Wulan Tri Yutanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












