Impact of Balance and Fitness Training on Fall Risk Reduction in Prosthesis Users Post-Amputation: Systematic Literature Review

Authors

  • Dekana Novtyana Ermaya RSUD Leuwiliang Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i2.7086

Keywords:

latihan keseimbangan, latihan kebugaran, risiko jatuh, pengguna prostesis

Abstract

Latar Belakang: Risiko jatuh pada pengguna prostesis pasca amputasi masih menjadi tantangan utama dalam rehabilitasi karena berkaitan dengan gangguan keseimbangan postural, asimetri gaya berjalan, serta penurunan kepercayaan diri. Tujuan: Menganalisis dampak latihan keseimbangan dan latihan kebugaran dalam menurunkan risiko jatuh pada pengguna prostesis pasca amputasi serta memetakan tren penelitian terkini. Metode: Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan analisis bibliometrik yang dibantu oleh VOSviewer. Proses seleksi dilakukan terhadap artikel yang diterbitkan pada periode 2020–2025 dengan kriteria inklusi yang mencakup topik keseimbangan, kebugaran, dan risiko jatuh pada amputee. Dari 205 artikel awal, sebanyak 30 artikel dinyatakan memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil: Hasil analisis mengidentifikasi tiga sumbu pengetahuan utama, yaitu karakteristik amputee dan pola gaya berjalan, penilaian risiko jatuh berdasarkan parameter klinis dan teknologi, serta luaran jatuh dan cedera; yang didukung oleh tema intervensi kognitif seperti action observation therapy. Distribusi artikel menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2025 (30%), yang mengindikasikan fokus penelitian terkini pada rehabilitasi yang bersifat personal, pemanfaatan teknologi sensor, serta strategi latihan dual-task. Pembahasan: Sintesis hasil penelitian menegaskan bahwa latihan keseimbangan dan kebugaran efektif dalam meningkatkan stabilitas dinamis, mengurangi variabilitas langkah, dan meningkatkan kepercayaan diri. Integrasi teknologi seperti perangkat wearable, machine learning, serta kerangka klinis ERAS memperluas pilihan dalam penilaian dan implementasi program rehabilitasi. Kesimpulan: Latihan keseimbangan dan kebugaran terbukti penting sebagai pendekatan multidimensional yang tidak hanya menargetkan aspek fisik, tetapi juga aspek psikososial dan klinis, sehingga mendukung upaya pencegahan jatuh pada pengguna prostesis pasca amputasi.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Novtyana Ermaya, D. (2026). Impact of Balance and Fitness Training on Fall Risk Reduction in Prosthesis Users Post-Amputation: Systematic Literature Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 3(2), 79-96. https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i2.7086