Analisis Determinan Perilaku Aktivitas Fisik pada Remaja Berdasarkan Theory of Planned Behavior
DOI:
https://doi.org/10.62017/jkmi.v3i2.6911Keywords:
Aktivitas fisik; Remaja; Theory of Planned Behavior; Perilaku kesehatan; Promosi kesehatanAbstract
Rendahnya aktivitas fisik di kalangan remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental jangka panjang. Perilaku aktivitas fisik remaja dipengaruhi oleh faktor individu, psikososial, dan lingkungan sosial, sehingga pendekatan berbasis teori perilaku sangat diperlukan untuk memahami determinan yang ada. Studi ini menganalisis determinan perilaku aktivitas fisik remaja menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), yang mencakup sikap terhadap aktivitas fisik, norma subjektif, kontrol perilaku yang dirasakan, dan niat berperilaku. Penelitian ini mengadopsi desain tinjauan pustaka naratif dengan mengevaluasi lima artikel riset yang relevan, yang dipilih berdasarkan penggunaan TPB. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa semua konstruk dalam TPB berperan dalam membentuk niat aktivitas fisik remaja, meski kekuatan pengaruhnya bervariasi. Kontrol perilaku yang dirasakan menjadi determinan paling konsisten berkaitan dengan niat dan perilaku fisik aktual, sementara sikap positif dan dukungan dari lingkungan sosial juga memperkuat niat untuk bergerak aktif. Penelitian menunjukkan bahwa niat berperilaku saja tidak cukup untuk memicu perubahan berkelanjutan dalam aktivitas fisik tanpa adanya dukungan dari persepsi kontrol dan lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu, intervensi kesehatan perlu dirancang secara komprehensif dengan fokus pada penguatan sikap positif, norma sosial yang mendukung, dan kontrol perilaku yang dirasakan untuk meningkatkan tingkat aktivitas fisik remaja secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ridha Elhanina Ramadhani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











