PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA INTERNAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA INTRINSIK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR MOTOR DI KABUPATEN BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i6.7985Keywords:
Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja Karyawan, Lingkungan Kerja Internal, Motivasi Kerja IntrinsikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan kondisi lingkungan kerja internal terhadap kepuasan karyawan, dengan motivasi kerja intrinsik sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur sepeda motor di Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja internal berpengaruh positif serta signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, budaya organisasi juga terbukti meningkatkan motivasi kerja intrinsik, sedangkan lingkungan kerja internal tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi tersebut. Motivasi kerja intrinsik sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Dalam uji mediasi, motivasi kerja intrinsik mampu memediasi hubungan antara budaya organisasi dan kepuasan kerja, namun tidak memediasi pengaruh lingkungan kerja internal terhadap kepuasan kerja. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor organisasi memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di perusahaan manufaktur sepeda motor.








