Analisis Etika Bisnis dalam Strategi Promosi Kursus Online di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i5.7667Keywords:
Etika Bisnis, Kursus Online, Strategi Promosi, Copywriting ManipulatifAbstract
Maraknya praktik promosi agresif kursus online di media sosial kini memicu kekhawatiran etis akibat maraknya manipulasi informasi dan klaim berlebihan yang merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian konten promosi kursus daring terhadap prinsip etika bisnis serta mengidentifikasi pola manipulasi dalam teknik copywriting-nya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi deskriptif, penelitian ini mengobservasi secara digital konten visual dan narasi iklan pada platform TikTok dan Instagram sebagai studi kasus utama. Karakteristik subjek ini sangat relevan karena industri pendidikan nonformal di TikTok memiliki interaksi digital yang masif namun rentan eksploitasi psikologis. Hasil temuan menunjukkan adanya enam strategi promosi utama yang diterapkan, meliputi penciptaan urgensi, trial class gratifikasi, janji pendapatan instan, gimmick freebies, volume discount, dan pemasaran referal. Keaslian solusi yang ditawarkan studi kasus ini berhasil mengungkap bahwa keenam taktik tersebut secara nyata melanggar prinsip kejujuran, keadilan kontrak, dan transparansi informasi demi keuntungan jangka pendek. Penelitian ini memunculkan pertanyaan teoretis baru mengenai batasan moral antara kreativitas pemasaran digital dengan tindakan penyesatan informasi. Implikasinya, pelaku usaha wajib mengevaluasi ulang strategi pemasarannya agar lebih akuntabel guna menjaga reputasi bisnis dan kepercayaan ekosistem digital jangka panjang.








