ANALISIS MASALAH KETERGANTUNGAN EKSPOR KOMODITAS KELAPA SAWIT DI PROVINSI JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i5.7317Keywords:
Kelapa Sawit, Ekspor, Ketergantungan Ekonomi, Provinsi JambiAbstract
Provinsi Jambi merupakan salah satu produsen kelapa sawit terbesar di Indonesia, namun ketergantungan yang tinggi pada komoditas ini menjadi tantangan tersendiri bagi stabilitas ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk membedah sejauh mana tingkat ketergantungan ekspor kelapa sawit di Jambi dan dampaknya terhadap ekonomi lokal. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi dokumentasi dan analisis data sekunder, penelitian ini menyoroti dinamika sektor perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekonomi Provinsi Jambi berada dalam posisi yang rentan karena sangat bergantung pada ekspor bahan mentah (CPO). Kinerja ekspor ini sangat didikte oleh faktor luar yang tidak bisa dikendalikan daerah, seperti fluktuasi harga pasar dunia, nilai tukar dolar, dan kebijakan negara pengimpor. Di sisi internal, kurangnya pengembangan industri pengolahan (hilirisasi) menyebabkan nilai tambah ekonomi tidak maksimal dan kesejahteraan belum merata hingga ke masyarakat lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kelapa sawit mendorong pertumbuhan, ketergantungan yang bersifat struktural ini berisiko tinggi terhadap guncangan global. Oleh karena itu, pemerintah daerah disarankan untuk segera melakukan diversifikasi ekonomi dan memperkuat industri pengolahan produk turunan sawit di dalam daerah agar ekonomi Jambi lebih mandiri dan stabil.








