Pengaruh Inflasi, Belanja Daerah dan Upah Minimum terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Surabaya Tahun 2021–2024

Authors

  • Akbar Fadli Sabil Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jemb.v3i3.6545

Keywords:

Inflasi, Upah minimum, Belanja Daerah dan Pengangguran Terbuka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Belanja Daerah, dan upah minimum terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Surabaya selama periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda berdasarkan data sekunder dari BPS, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, dan JDIH. Variabel independen yang digunakan meliputi inflasi tahunan (X₁), Belanja Daerah (X₂), dan upah minimum kota (X₃), sedangkan variabel dependen adalah tingkat pengangguran terbuka (Y). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap TPT (F = 6733.550; sig. = 0.000). Namun, secara parsial hanya Belanja Daerah yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT (t = -36.197; sig. = 0.000), sedangkan inflasi dan upah minimum tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Koefisien determinasi (R² = 0.908) menunjukkan bahwa 90,8% variasi TPT dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran kebijakan fiskal, khususnya peningkatan realisasi Belanja Daerah, dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan menekan tingkat pengangguran di wilayah perkotaan.

Downloads

Published

2025-12-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Fadli Sabil, A. (2025). Pengaruh Inflasi, Belanja Daerah dan Upah Minimum terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Surabaya Tahun 2021–2024. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB), 3(3), 288-298. https://doi.org/10.62017/jemb.v3i3.6545

Similar Articles

11-20 of 720

You may also start an advanced similarity search for this article.