MARPEGE-PEGE SEBAGAI MODAL SOSIAL DALAM MASYARAKAT DI KELURAHAN PIJORKOLING KOTA PADANGSIDIMPUAN

Authors

  • Asmi Arisah Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Suheri Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Ismail Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7859

Keywords:

Marpege-pege, modal sosial, solidaritas sosial, budaya lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi tradisi Marpege-pege sebagai modal sosial serta faktor-faktor yang mempengaruhi perannya dalam memperkuat ikatan sosial masyarakat di Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan. Tradisi Marpege-pege merupakan bentuk gotong royong masyarakat Batak Angkola yang dilakukan untuk membantu warga dalam acara pernikahan maupun saat menghadapi musibah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marpege-pege berperan dalam menumbuhkan kepercayaan, norma timbal balik, serta memperkuat jaringan sosial antarwarga. Tradisi ini juga menjadi sarana integrasi nilai budaya lokal dan agama Islam dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Marpege-pege tidak hanya merupakan tradisi adat, tetapi juga menjadi modal sosial yang efektif dalam memperkuat solidaritas dan keharmonisan masyarakat.

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Asmi Arisah Harahap, Suheri Harahap, & Ismail. (2026). MARPEGE-PEGE SEBAGAI MODAL SOSIAL DALAM MASYARAKAT DI KELURAHAN PIJORKOLING KOTA PADANGSIDIMPUAN. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(4), 218-224. https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7859

Similar Articles

1-10 of 263

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>