Family Silence sebagai Bukti Hukum: Narasi Yudisial dalam Perkara Honor Killing Shafilea Ahmed

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7762

Keywords:

Family Silence, Pembunuhan demi Kehormatan, Narasi Yudisial, Shafilea Ahmed.

Abstract

Kajian tentang honor killing masih lebih banyak menyoroti motif budaya, kekerasan berbasis gender, dan tanggung jawab pelaku, sementara arti hukum kebisuan keluarga dalam proses pembuktian pidana belum banyak dibahas. Tulisan ini bertujuan mengkaji bagaimana family silence memperoleh arti hukum dalam penanganan yudisial perkara honor killing Shafilea Ahmed. Penelitian ini menggunakan metode hukum doktrinal berbasis pembacaan tekstual atas pertimbangan pemidanaan dalam perkara orang tua Shafilea Ahmed dan perkara Alesha Ahmed, kemudian dianalisis bersama literatur mengenai honor killing, narasi yudisial, dan pembuktian pidana. Hasil penelitian menegaskan bahwa family silence tidak dapat dipahami sebagai diam literal atau latar sosial yang pasif, melainkan sebagai pola pengendalian informasi yang bekerja melalui ancaman untuk bungkam, pengaturan cerita palsu, dan penutupan pascakejadian. Dalam konstruksi pembuktian, kebisuan keluarga bukan bukti mandiri, tetapi memperoleh nilai melalui rangkaian bukti tidak langsung yang menjelaskan adanya penutupan terkoordinasi, melemahkan reliabilitas versi keluarga, dan memperlihatkan keberlanjutan kontrol setelah kematian korban. Narasi yudisial kemudian menghubungkan kehormatan, relasi kuasa keluarga, dan pertanggungjawaban pidana individual tanpa meleburkan struktur keluarga ke dalam kesalahan kolektif yang seragam.

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Zul Khaidir Kadir. (2026). Family Silence sebagai Bukti Hukum: Narasi Yudisial dalam Perkara Honor Killing Shafilea Ahmed. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(4), 231-241. https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7762

Similar Articles

1-10 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >>