Fenomena 'Phubbing' dan Dampaknya terhadap Proses Manajemen Sumber Daya Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7678Keywords:
keluarga, komunikasi interpersonal, manajemen sumber daya keluarga, phubbing, SmartphoneAbstract
Fenomena phubbing merupakan perilaku mengabaikan orang lain karena lebih fokus pada penggunaan smartphone dalam interaksi sosial. Fenomena ini semakin sering terjadi dalam kehidupan keluarga modern dan berdampak pada kualitas hubungan interpersonal antaranggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena phubbing serta dampaknya terhadap kualitas hubungan insani dalam proses manajemen sumber daya keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terkait phubbing, komunikasi interpersonal, dan manajemen sumber daya keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa phubbing dapat menurunkan kualitas komunikasi interpersonal, mengurangi kedekatan emosional antaranggota keluarga, meningkatkan konflik, serta mengganggu pengelolaan waktu, perhatian, dan energi dalam keluarga. Selain itu, perilaku phubbing yang dilakukan orang tua juga berdampak pada perkembangan emosional anak, seperti munculnya rasa kesepian dan kurangnya perhatian. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian penggunaan teknologi serta peningkatan kualitas komunikasi langsung agar hubungan keluarga tetap harmonis dan pengelolaan sumber daya keluarga dapat berjalan secara efektif di tengah perkembangan teknologi digital.











