Peran Guru Dalam Menumbuhkan Sikap Curiosity Siswa Dalam Pembelajaran PAI di SMP Al- Madina Wonodobo
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7919Keywords:
Peran Guru, Curiosity, Pembelajaran PAI, Siswa SMPAbstract
Salah satu sifat penting dalam proses belajar mengajar adalah rasa penasaran yang tinggi. Untuk membentuk sikap tersebut pada siswa, guru adalah orang yang paling bertanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peran guru dalam memupuk minat siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Al-Madina Wonosobo, serta menjelaskan kondisi minat siswa, cara proses pembelajaran memotivasi minat tersebut, dan faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang termasuk dalam jenis penelitian lapangan. Setelah dikumpulkan dengan cara dokumentasi, pengamatan, dan wawancara yang dalam, data tersebut dianalisis dengan cara menyederhanakan, menyajikan, dan mengambil kesimpulan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam memfasilitasi, mendorong, membimbing, dan memberi contoh. Siswa memiliki rasa penasaran yang baik, seperti yang ditunjukkan oleh keberanian mereka untuk bertanya dan antusiasme mereka saat belajar. Terbukti bahwa menumbuhkan rasa ingin tahu dengan efektif dapat dicapai melalui penggunaan berbagai strategi, seperti diskusi, kuis, dan media visual. Siswa yang berbeda, tidak percaya diri, dan keterbatasan waktu menjadi hambatan yang perlu diatasi. Faktor pendukung utama mencakup kemampuan guru dan dukungan kelembagaan.










