ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA HOME INDUSTRY EGGROLL WALUH DI CEPU
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v2i4.4151Keywords:
Pengendalian Persediaan Bahan Baku, EOQ (Economic Order Quantity), Persediaan Pengaman, Titik Pemesanan Kembali, Total Biaya PersediaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengefisiensi apakah pengendalian persediaan bahan baku tepung terigu dan waluh dengan metode EOQ lebih efisien dibandingkan dengan metode yang selama ini digunakan oleh Home Industry Eggroll Waluh di Cepu. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini didapatkan dari data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui frekuensi pemesanan yang dilakukan Home Industry Eggroll Waluh adalah 30 kali dengan rata-rata pemesanan 109 kg untuk pemesanan tepung terigu dan 43,5 kg untuk pemesanan waluh. Sedangkan menurut metode EOQ, frekuensi pemesanan yang seharusnya dilakukan adalah sebanyak 10 kali dengan kuantitas per pesan 347,45 kg untuk pemesanan tepung terigu dan frekuensi pemesanan sebanyak 5 kali dengan kuantitas per pesanan 219,75 kg untuk pemesanan waluh. Home Industry Eggroll Waluh belum menentukan persediaan pengaman bahan baku yang ada di gudang, sedangkan persediaan pengaman menurut metode EOQ adalah sebanyak 290,05 kg untuk tepung terigu dan 115,96 kg untuk waluh. Titik pemesanan kembali menurut metode EOQ Home Industry Eggroll Waluh harus melakukan pemesanan kembali ketika bahan baku di gudang tinggal 300,36 kg untuk tepung terigu dan 120,08 kg untuk waluh. Total biaya persediaan pada tahun 2024 menurut metode EOQ lebih kecil dibanding dengan kebijakan Home Industry Eggroll Waluh. Total biaya persediaan bahan baku menurut metode EOQ sebesar Rp 1.411.693,26 untuk tepung terigu dan Rp 892.827,518 untuk waluh, sedangkan menurut kebijakan Home Industry Eggroll Waluh adalah sebesar Rp 2.399.999,8 untuk tepung terigu dan Rp 2.309.999,92 untuk waluh. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengendalian persediaan bahan baku tepung terigu dan waluh menggunakan metode EOQ dapat mengefisiensikan biaya persediaan bahan baku dibandingkan dengan metode yang selama ini diterapkan Home Industry Eggroll Waluh.