Kesuksesan Sistem Ceisa 4.0: Mengukur Kualitas dan Kepuasan Pengguna Jasa di KPPBC TMP B Tanjungpinang
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i4.7781Keywords:
Ceisa 4.0, DeLone & McLean, E-Government, Kepuasan Pengguna, Kualitas SistemAbstract
Transformasi digital pada pelayanan publik khususnya di sektor kepabeanan melalui sistem Ceisa 4.0 berbasis cloud di KPPBC TMP B Tanjungpinang menimbulkan tantangan operasional, seperti fluktuasi adaptasi dan kepuasan pengguna terutama pada fase awal transisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesuksesan penerapan sistem Ceisa 4.0 dengan mengukur kualitas dan tingkat kepuasan pengguna jasa eksternal melalui dimensi kualitas sistem (system quality) dan kualitas informasi (information quality) dengan menggunakan Information Systems Success Model dari DeLone & McLean. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner terstruktur berskala Likert terhadap 31 responden yang merupakan pelaku usaha ekspor-impor aktif di wilayah pengawasan KPPBC TMP B Tanjungpinang. Adapun temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh indikator performa sistem masuk dalam kategori "Sangat Baik" dengan keunggulan utama pada aspek kecepatan respons pengiriman data (mean=4,40) serta kejelasan parameter kolom formulir baru (mean=4,40). Kendati demikian, tingkat kepuasan terhadap efisiensi waktu memperoleh skor terendah (mean=4,23) akibat hambatan prosedural di luar aplikasi, khususnya terkait proses tindak lanjut pemeriksaan lokasi fisik. Penelitian ini menyatakan bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi tidak hanya bertumpu pada keandalan infrastruktur teknologi, melainkan perlu diselaraskan dengan ketepatan waktu pelayanan oleh petugas lapangan.








