PENGARUH KETERLAMBATAN PENCAIRAN BONUS TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA CAFFE XYZ BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i2.6987Keywords:
Motivasi Kerja, Keterlambatan Bonus, Kompensasi, Karyawan Caffe XYZAbstract
Penelitian ini menganalisis dampak keterlambatan pencairan bonus terhadap motivasi kerja karyawan di Caffe XYZ Bandung. Motivasi kerja, sebagai elemen penting, dipengaruhi oleh kompensasi seperti bonus. Namun, penundaan pencairan bonus dapat memicu ketidakpuasan dan mengurangi motivasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif asosiatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 13 karyawan sebagai sampel jenuh. Data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan dan referensi sebelumnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa variabel keterlambatan pencairan bonus memiliki rata-rata 4,42 (88,4%, kategori tinggi), sedangkan motivasi kerja karyawan sebesar 3,56 (71,2%, kategori sedang). Temuan ini menunjukkan korelasi antara keterlambatan bonus yang tinggi dengan penurunan motivasi kerja, sesuai teori Herzberg yang menganggap kompensasi sebagai faktor hygiene. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa keterlambatan bonus memberikan dampak negatif pada motivasi kerja. Oleh karena itu, manajemen disarankan untuk meningkatkan sistem pencairan bonus agar tepat waktu dan transparan, sehingga dapat mempertahankan semangat serta kinerja karyawan.







