Penguatan Nilai Pancasila oleh Mahasiswa UMRI sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Radikalisme di Lingkungan Panti Asuhan
DOI:
https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i2.6694Keywords:
Nilai Pancasila, Mahasiswa UMRI, Bullying, RadikalismeAbstract
Bullying dan radikalisme merupakan permasalahan sosial yang berpotensi menghambat pembentukan karakter generasi muda, khususnya pada lingkungan anak panti asuhan yang memiliki kerentanan sosial dan psikologis (Borualogo & Casas, 2021). Penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mencegah kedua fenomena tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai upaya pencegahan bullying dan radikalisme. Kegiatan dilaksanakan melalui program sosialisasi dan edukasi di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak panti asuhan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai makna nilai-nilai Pancasila serta mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying dan paham radikalisme dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap toleransi, saling menghargai, dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman dan harmonis. Dengan demikian, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menanamkan nilai kebangsaan dan memperkuat karakter generasi muda melalui implementasi nilai-nilai Pancasila secara aplikatif.







