Kipas Angin Otomatis Berbasis Sensor DHT22 dengan Logika Fuzzy Tsukamoto
DOI:
https://doi.org/10.62017/tektonik.v2i4.5380Keywords:
suhu, kelembapan, fuzzy Tsukamoto, sensor DHT22, kipas otomatis, dan mikrokontrolerAbstract
Tingkat kelembapan dan suhu yang nyaman dalam suatu ruangan sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas. Seringkali, kontrol kecepatan kipas manual tidak efektif dan tidak responsif terhadap perubahan lingkungan. Sensor DHT22 menjadi dasar sistem kipas otomatis dalam studi ini, yang menggunakan metode logika fuzzy Tsukamoto untuk secara adaptif mengubah kecepatan kipas sesuai dengan kelembapan dan suhu lingkungan. Karena prosedur defuzzifikasi metode Tsukamoto menggunakan fungsi monotonik dan menghasilkan ouput yang jelas (bertegas) dan responsif, metode ini dipilih. Inti pemrosesan data dari sistem ini adalah mikrokontroler, outputnya adalah aktuator kipas. Fuzzifikasi, penilaian aturan menggunakan α-predicate, dan defuzzifikasi rata-rata tertimbang adalah semua langkah dalam proses inferensi fuzzy. Menurut hasil pengujian, sistem dapat dengan tepat mengubah kecepatan kiipas sebagai repons terhadap variasi kelembapan dan suhu, meningkatkan kenyamanan pengguna dan efisiensi energi. Teknologi ini dapat digunakan sebagai solusi kontrol iklim ruang otomatis yang sukses.