PAPERCRAFT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AUD UNTUK MENINGKATKAN EYE-HAND COORDINATION DI TK PERTIWI PAKUNCEN
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7764Keywords:
anak usia dini, eye-hand coordination, media pembelajaran, papercraft, penelitian tindakan kelasAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan eye-hand coordination anak kelompok A di TK Pertiwi Pakuncen yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam kegiatan motorik halus seperti menggunting, melipat, dan menempel. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan eye-hand coordination anak usia dini melalui penggunaan media pembelajaran papercraft. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan eye-hand coordination anak dari pra siklus sebesar 20%, meningkat pada siklus I menjadi 40%, dan mencapai 80% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media papercraft efektif dalam menstimulasi koordinasi visual dan motorik halus anak. Implikasi penelitian ini adalah bahwa papercraft dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.










