EKSPLORASI KETERKAITAN MINAT BELAJAR DAN CAPAIAN AKADEMIK MELALUI PEDAGOGI PROBLEM SOLVING: STUDI KUALITATIF DALAM PENDIDIKAN SAINS SEKOLAH MENENGAH
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7668Keywords:
minat belajar; hasil belajar; pemecahan masalah; pembelajaran sains; wujud zatAbstract
Meskipun penekanan pada pembelajaran berpusat pada siswa dalam pendidikan sains semakin meningkat secara global, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi bagaimana minat belajar berkembang dan berkorelasi dengan prestasi akademik selama pembelajaran pemecahan masalah masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara minat belajar dan hasil belajar melalui pedagogi pemecahan masalah dalam pendidikan sains sekolah menengah. Studi deskriptif kualitatif dilakukan dengan siswa kelas tujuh dan dua guru sains, yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di empat sesi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumentasi. Model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña digunakan untuk analisis data. Tiga temuan utama muncul: (1) pedagogi pemecahan masalah secara konsisten meningkatkan minat belajar, dibuktikan dengan 67% siswa menunjukkan peningkatan partisipasi dalam bertanya dan berdiskusi; (2) siswa menunjukkan pemahaman konseptual yang lebih dalam ketika konsep abstrak dikontekstualisasikan melalui fenomena sehari-hari; dan (3) terdapat hubungan yang kuat antara minat belajar dan prestasi akademik, dengan siswa yang sangat terlibat mencapai kriteria penguasaan minimum. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur pendidikan sains dengan memberikan wawasan kualitatif tentang peran mediasi minat belajar dalam efektivitas pengajaran pemecahan masalah.










