PERAN GURU PAI DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7660Keywords:
budaya literasi, guru PAI, perpustakaan, sumber belajarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca peserta didik serta belum optimalnya pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PAI dalam mengelola sumber belajar di perpustakaan sebagai upaya peningkatan literasi peserta didik, strategi yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI dan pustakawan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah peserta didik dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. Strategi yang dilakukan meliputi pemberian tugas berbasis literasi, pembelajaran di perpustakaan, penggunaan berbagai media pembelajaran, serta pembiasaan membaca dan mencari referensi tambahan. Faktor pendukung penelitian ini berupa fasilitas perpustakaan yang memadai dan kerja sama antara guru dengan pustakawan, sedangkan faktor penghambatnya meliputi rendahnya minat baca peserta didik serta pengaruh penggunaan gawai dan media sosial. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya optimalisasi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar untuk meningkatkan budaya literasi peserta didik.










