PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MAPEL PAI KELAS V SD NEGERI CANDIREJO MOJOTENGAH WONOSOBO
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7540Keywords:
Pembelajaran Kontekstual, Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar, CTL, PAIAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas V SD Negeri Candirejo Mojotengah Wonosobo, serta menganalisis dampak dan kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran PAI, dan siswa kelas V. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual di SD Negeri Candirejo telah mencakup tujuh komponen utama CTL, yaitu konstruktivisme, bertanya, inkuiri, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai ajaran Islam secara aplikatif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa mengaitkan konsep agama dengan pengalaman nyata di lingkungan sekolah dan keluarga. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan sarana pembelajaran dan kemampuan guru dalam menyusun perangkat CTL, secara umum penerapan model ini berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter Islami siswa.










