PENGARUH IPM DAN PERSENTASE PENDUDUK MSIKIN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i4.7240Keywords:
IPM,PPM,TPT,Kota MedanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan persentase penduduk miskin terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kota Medan. Pengangguran terbuka merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi daerah yang dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan kondisi kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif terhadap pengangguran terbuka, yang berarti semakin tinggi kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat, maka semakin rendah tingkat pengangguran. Sebaliknya, persentase penduduk miskin berpengaruh positif terhadap pengangguran terbuka, karena tingginya kemiskinan membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan dan peluang kerja.
Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kota Medan, sehingga diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka kemiskinan guna mengurangi pengangguran.










