INTERNALISASI NILAI BUDAYA, SENI, DAN AGAMA SEBAGAI LANDASAN KEHARMONISAN MASYARAKAT LIPURSARI

Authors

  • Nur Kuningaisatun Silmi Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Hoerus Sifa Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Vava Imam Agus Faisal Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i3.6907

Keywords:

penanaman nilai, budaya dan seni, agama, keharmonisan sosial

Abstract

Proses penanaman nilai budaya, seni, dan agama memiliki peranan yang signifikan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan beragam. Budaya menjadi acuan norma dan tata kehidupan sosial, seni berfungsi sebagai sarana ekspresi estetis yang menumbuhkan empati, sementara agama memberikan tuntunan etika dan spiritual bagi manusia. Artikel ini membahas pentingnya internalisasi nilai budaya, seni, dan agama sebagai fondasi keharmonisan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan bahwa penerapan nilai secara konsisten melalui pendidikan, keteladanan, dan interaksi sosial sehari-hari dapat memperkuat sikap toleran, rasa saling menghormati, serta kesadaran hidup bersama. Oleh karena itu, internalisasi nilai budaya, seni, dan agama menjadi elemen penting dalam membangun masyarakat yang damai, bermartabat, dan mampu menghadapi dinamika perubahan sosial.

Downloads

Published

2026-01-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nur Kuningaisatun Silmi, Hoerus Sifa, & Vava Imam Agus Faisal. (2026). INTERNALISASI NILAI BUDAYA, SENI, DAN AGAMA SEBAGAI LANDASAN KEHARMONISAN MASYARAKAT LIPURSARI. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(3), 545-548. https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i3.6907

Similar Articles

1-10 of 1009

You may also start an advanced similarity search for this article.