Metode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif KlesmanMetode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif Klesman
DOI:
https://doi.org/10.62017/jppi.v3i4.7675Keywords:
Guru PAI, karakter religius, madrasah ibtidaiyah, metode pembelajaran, strategi pembiasaanAbstract
Pembentukan karakter religius pada siswa madrasah ibtidaiyah perlu dilakukan melalui cara yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan metode guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa, strategi penanaman nilai religius, serta faktor pendukung dan penghambatnya di MI Ma’arif Klesman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, dua guru PAI, siswa kelas V, dan wali murid. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan metode ceramah, tanya jawab, motivasi, keteladanan, pembiasaan, dan praktik ibadah. Metode pembiasaan menjadi cara yang paling kuat karena hadir dalam kegiatan salat duha, salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, doa harian, dan budaya sopan santun. Strategi guru dilakukan melalui pembiasaan harian, keteladanan, pengawasan perilaku, motivasi, evaluasi kebiasaan, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukungnya ialah program madrasah, lingkungan religius, peran guru, dan dukungan keluarga. Hambatannya meliputi karakter anak yang masih senang bermain, waktu guru yang terbatas, pemakaian HP, serta pengaruh pergaulan.










