PEMANFAATAN CERITA RAKYAT DIGITAL SEBAGAI STRATEGI DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.62017/jppi.v3i4.7657Keywords:
cerita rakyat digital, strategi literasi, sekolah dasar, budaya lokal, media pembelajaranAbstract
Penguatan literasi di sekolah dasar menjadi salah satu agenda penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di tengah tantangan pembelajaran pada era digital. Dalam konteks tersebut, cerita rakyat digital muncul sebagai alternatif media pembelajaran yang tidak hanya menarik bagi siswa, tetapi juga mengandung nilai budaya lokal yang relevan untuk pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan cerita rakyat digital sebagai strategi literasi di sekolah dasar, menganalisis pengaruhnya terhadap minat baca dan kemampuan literasi siswa, serta mengidentifikasi kelebihan dan tantangan implementasinya. Penelitian menggunakan metode literature review dengan desain systematic narrative review terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Data diperoleh dari berbagai basis data akademik melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Sebanyak 34 artikel dianalisis secara tematik dan disintesis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat digital dimanfaatkan dalam berbagai format, seperti e-book interaktif, animasi, komik digital, aplikasi pembelajaran, dan audio storytelling. Pemanfaatan media ini terbukti mampu meningkatkan minat baca, memperkaya kosakata, memperdalam pemahaman teks, serta mengembangkan literasi digital siswa sekolah dasar. Di sisi lain, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, ketersediaan konten lokal, dan risiko reduksi makna budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa cerita rakyat digital merupakan strategi literasi berbasis budaya lokal yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Integrasi media ini secara sistematis dapat memperkuat praktik literasi yang kontekstual, inovatif, dan berkelanjutan.










