Rekonstruksi Pembelajaran IPA di MI/SD dalam Mengatasi Miskonsepsi Siswa
DOI:
https://doi.org/10.62017/jppi.v3i3.7367Keywords:
konstruktivisme, miskonsepsi, pembelajaran IPA, rekonstruksi pembelajaranAbstract
Pembelajaran IPA di MI/SD masih menunjukkan masalah empiris berupa tingginya miskonsepsi siswa akibat dominasi metode ceramah dan kurangnya pengalaman belajar langsung. Penelitian ini bertujuan merumuskan model rekonstruksi pembelajaran IPA yang efektif untuk mengatasi miskonsepsi serta mengidentifikasi bentuk dan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam rentang 10–15 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi bersifat sistematis pada konsep dasar seperti gaya, energi, dan perubahan wujud, yang dipengaruhi oleh pembelajaran teacher-centered, minimnya media konkret, serta evaluasi yang belum diagnostik. Rekonstruksi pembelajaran melalui integrasi konstruktivisme, konflik kognitif, inkuiri, dan pendekatan kontekstual terbukti lebih efektif dalam memperbaiki pemahaman siswa secara bertahap. Disimpulkan bahwa pembelajaran IPA perlu dirancang ulang secara holistik agar mampu memfasilitasi perubahan konsep secara bermakna. Implikasi penelitian ini adalah perlunya guru menerapkan desain pembelajaran yang aktif, reflektif, dan kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di MI/SD.










